Kesan Buruk Sering Memarahi Anak Di Khalayak Ramai. Jangan Buat Lagi!

sunset-1097625_1920

Ya, kita mungkin marah andai tiba-tiba anak kita buat hal di pasaraya. Contohnya menangis berguling-guling menuntut dibelikan permainan yang sudah sedia banyak di rumah. Atau anak anda tiba-tiba meragam dan mahu pulang ke rumah tanpa sebarang sebab munasabah. Dan bermacam-macam perkara lagi yang tidak terjangka daripada kisah kekeluargaan kita. Tak semuanya indah, tetapi yang pahit itu lah kadangkala yang menjadikan cantuman ‘puzzle’ pengalaman kita menjadi sempurna.

Saat anak meragam, kita mulai menjadi manusia yang tidak mampu mengawal emosi, mahu marah ketika di tempat itu juga. Tapi bersabarlah, kenapa kesannya sangatlah besar dalam kehidupan anak kita.

1. Tiada Keyakinan Diri

Ketika anda mendapati si anak ‘buat hal’ dihadapan umum anda lantas melontarkan kata-kata kasar dan melakukan tindakan fizikal pada si anak dengan memukulnya, tentu saja ini akan memberi impak yang buruk untuk psikologi si anak. Meski masih berusia sangat kecil, akan tetapi sama halnya seperti orang dewasa; anak-anak sudah memiliki rasa malu jika semua orang-orang yang ada disekitarnya tiba-tiba menatap mereka saat dimarahi oleh ibu atau ayahnya di khalayak ramai..

 Apalagi untuk anak yang sudah menjangkau usia yang lebih matang, tentunya bukan hanya rasa malu yang akan mereka hadapi, namun juga kekesalan akibat dimarahi oleh orangtua. Hal ini pada akhirnya akan mempengaruhi rasa keyakinan diri si anak di kemudian hari, dan juga mungkin hal ini akan dapat mempengaruhi rasa hormat si anak kepada ibubapa.

Tentunya tidak ada anak yang suka dimarahi dan dihukum. Jangankan dihadapan umum, tanpa ada manusia yang melihat pun anak-anak tidak akan suka (dan tidak pernah akan) dimarahi oleh orangtuanya.

Lagipula, pada umumnya kebanyakan ibubapa yang melakukan hal ini pada anak-anak mereka dihadapan umum, bukan dengan tujuan agar anak menjadi lebih disiplin. Akan tetapi, lebih kepada perasaan malu yang dirasakan oleh orangtua atas orangtua anak lainnya. Ketika anak-anaknya melakukan kesalahan, kebanyakan ibubapa takut bila dicgelar sebagai orangtua yang tidak boleh mendidik anak-anaknya.

2. Hilangnya Rasa Hormat Pada Orangtua

Kesinambungan daripada cerita diatas, tindakan orangtua yang begitu ekstrim dengan memutuskan untuk memarahi anak-anaknya dihadapan umum akan membuat si anak melahirkan kekesalan dan kebenciannya terhadap orangtua. Hal ini tentu saja, dipengaruhi karena rasa malu pada diri anak yang disebabkan oleh sikap orangtuanya. Jika anda menganggap hal ini akan dapat mendisiplinkan semua anak, anda keliru. Ingatlah, peribadi dan karakter setiap anak berbeza-beza.

3. Ketakutan Si Anak Untuk Bersosial

Ketika anda melontarkan amarah dan mungkin saja anda secara tak sedar mengungkapkan “Dasar kamu bodoh!”. Apa kesan yang akan dirasakan si anak dari kemarahan anda tersebut? Betul, si anak akan merasa yakin bahwa dirinya adalah orang yang benar-benar bodoh.

Perhatikan setiap perkataan anda. Memberikan label “bodoh” pada si anak tidak sama sekali mendisiplinkan mereka dan membuat kenakalannya terhenti. Justru sebaliknya, hal ini akan membuat situasi semakin buruk.

Menghakimi anak dengan berbagai predikat tentu memberi kesan yang sangat negatif untuk perkembangan dan pergaulan amereka. Bahkan saat ia melangkah ke alam dewasa nanti, bukan tidak mungkin, anggapan bodoh ini akan terus melekat dalam diri anak, yang pada akhirnya membuat mereka menjadi kehilangan rasa percaya dirinya dan takut untuk boleh bersosial dengan orang lain.

Nak Marah? Sabar, bayangkan ini.

Anak adalah peribadi yang polos dan masih belum mengerti banyak hal. Terkadang mereka melakukan hal tersebut tanpa tahu akhirnya perbuatan tersebut adalah hal yang akan merugikan dirinya dan orang lain. Selain itu, anak adalah anugerah besar yang Tuhan titipkan dalam kehidupan kita. Yang mana sudah seharusnya dan semestinya kita menjaga, mendidik dan melindungi buah hati kita dengan tulus.

Bayangkan dengan orangtua lain yang mungkin saat ini tengah mengerahkan segala upaya dan usahanya untuk dapat memiliki anak. Untuk anda yang sudah diberkati dan dianugerahi dengan buah cinta adalah tugas anda untuk membesarkan mendidik dan mencintai mereka dengan tanpa syarat.

Memang terkadang perilaku anak menjadi sangat menyebalkan dan membuat kita kesal. Akan tetapi dengan rasa sabar yang tinggi dan kecintaan kita terhadap si anak akan dapat mengalahkan rasa kesal kita kepada mereka. Selain itu, terimalah keadaan anak apa adanya, jangan pernah membandingkan mereka dengan orang lain

Kekesalan anda terhadap perilaku anak yang mereka lakukan didepan oranglain, terkadang membuat anda kesal dan malu. Namun tidak bijak pula melimpahkan kekesalan tersebut di khalayak ramai sebab hal tersebut akan memberi impak buruk untuk perkembangan psikologis si anak.

Okay, semogar bermanfaat. Jangan lupa sebarkan tau 😉

Artikel ini telah diterjemah daripada artikel asal yang diterbitkan dengan tajuk : Ketahui Dampak Buruk Sering Memarahi Anak di Depan Umum.

Sumber :  Ketahui Dampak Buruk Sering Marahi Anak di Depan Umum – Bidanku.com

Sertai Dropship PinkLady Sekarang Di Sini: [Klik]
(Visited 863 times, 1 visits today)